Senin, 13 Mei 2013

TANDA BACA


FUNGSI DAN CONTOH TANDA BACA





Sebelum kita membicarakan tentang fungsi dan contoh dari masing-masing tanda baca, terlebih dahulu kita membahas pengertian dari tanda baca. Tanda baca adalah symbol atau tanda yang digunakan untuk member isyarat kepada pembaca agar melakukan sesuatu dalam bacaan. Tanda baca dipakai didalam sistem ejaan. Setiap kita menulis sebuah kalimat, pasti terdapat salah satu tanda baca yang kita pakai contohnya tanda titik (.). Tanda baca banyak sekali jenisnya yang masing-masing jenis mempunyai fungsi yang berbeda. Secara umum, fungsi tanda baca yaitu untuk menjaga keefektifan komunikasi. Setiap tanda baca dapat mengartikan sebuah kalimat tersebut kalimat tanya, kalimat perintah ataupun untuk mengakhiri kalimat. Pemberian tanda baca yang salah, dapat membuat arti kalimat itu berbeda. Sekarang kita bahas tentang jenis-jenis tanda baca, fungsinya beserta contohnya.

JENIS-JENIS TANDA BACA, FUNGSI, DAN CONTOHNYA
1. Tanda titik (.)
Fungsinya:
a. Untuk mengakhiri sebuah kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan,
b. Pada akhir singkatan nama orang,
c. Diletakan pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan,
d. Pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum,
e. Dibelakang angka atau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar atau daftar.
Contohnya: Linda bekerja di PT. Pertamina.

2. Tanda Koma (,)
Fungsinya:
a. Memisahkan unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilang,
b. Memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimat,
c. Memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat, dll.
Contohnya: Di Depok terdapat beberapa Universitas seperti, Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, dll.

3. Tanda Seru (!)
Fungsinya: Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan berupa seruan, perintah atau yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat.
Contohnya: Jangan datang kerumahku lagi!

4. Tanda Titik Koma (;)
Fungsinya:
a. Memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis atau setara,
b. Memisahkan kalimat yang setara didalam satu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.
Contohnya: Anggota yang ikut berkemah antara lain;
1. Putri
2. Nuneo
3. Uyoung
4. Suzy
5. Min

5. Tanda Titik Dua (:)
Fungsinya:
a. Pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian,
b. Pada kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian,
c. Dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan,
d. Di antara jilid atau nomor buku/ majalah dan halaman, antara bab dan ayat dalam kitab suci, atau antara judul dan anak judul suatu karangan.
Contohnya: Printer dibagi atas beberapa bagian, yaitu:
1. Picker
2. Toner

6. Tanda Hubung (-)
Fungsinya:
a. Menyambung suku-suku kata yang terpisah oleh pergantian baris,
b. Menyambung unsur-unsur kata ulang,
c. Merangkai unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing.
Contohnya: Beratnya berkisar 1-3 kg dari berat sebelumnya.

7. Tanda Elipsis (...)
Fungsinya:
a. Mengambarkan kalimat yang terputus-putus,
b. Menunjukan bahwa satu petikan ada bagian yang dihilangkan.
Contohnya: Tandai Yes, activate Windows…., lalu klik Next.

8. Tanda Tanya (?)
Fungsinya:
a. Tanda tanya selalu dipakai pada setiap akhir kalimat tanya,
b. Tanda tanya yang dipakai dan diletakan didalam tanda kurung menyatakan bahwa kalimat yang dimaksud disangsikan atau kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
Contohnya: Bagaimana computer bekerja?

9. Tanda Kurung ( )
Fungsinya:
a. Mengapit tambahan keterangan atau penjelasan,
b. Mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian pokok pembicaraan,
c. Mengapit angka atau huruf yang memerinci satu seri keterangan.
Contohnya: CPU (Central Processing Unit) merupakan komponen computer.

10. Tanda Kurung Siku ( {..} )
Fungsinya:
a. Mengapit huruf, kata atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada akhir kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain,
b. Mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung.
Contohnya: Himpunan simpul pada graf tersebut yaitu {A,B,C,D,E,F}.

11. Tanda Petik ("...")
Fungsinya:
a. Mengapit petikan lagsung yang berasal dari pembicaraan, naskah atau bahan tertulis lain,
b. Mengapit judul syair, karangan, bab buku apabila dipakai dalam kalimat,
c. Mengapit istilah kalimat yang kurang dikenal.
Contohnya: Jika diberi kata “computer”, kita langsung teringat sebuah alat berupa monitor, mouse, cpu,dan keyboard.

12. Tanda Petik Tunggal ('..')
Fungsinya:
a. Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain,
b. Mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing.
Contohnya: kata Jurusan dalam bahasa inggris yaitu ‘Major’.

13. Tanda Garis Miring (/)
Fungsinya:
a. Tanda garis miring dipakai dalam penomoran kode surat,
b. Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau, per atau nomor alamat.
Contohnya: CD/DVD-Rom berfungsi untuk membaca atau menulis kepingan CD/DVD.

14. Tanda Penyingkat (Apostrof) (')
Fungsinya: Tanda Apostrof menunjukan penghilangan bagian kata.

15. Tanda Tanda Kurung Siku ([...])
Fungsinya:
a. Tanda kurung siku mengapit huruf, kata atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada tulisan orang lain,
b. Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung.
Contohnya : Ibu men[d]engar bunyi ledakan di dekat gunung merapi.

REFERENSI :
diajengsurendeng.blogspot.com › bahasa dan sastra

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar